Eva EML

Minggu, 02 Desember 2012

Ayat-ayat Al-quran tentang kompetisi dalam kebaikan

Ayat-ayat Al Qur’an tentang kompetisi dalam kebaikan

A. Suratermsuk h Al-Baqarah/2:148

1. Asbabun Nuzul
Surah al-baqarah surah Madaniyah dan secara akhusus pada ayat ini tidak memiliki asbabun nuzulnya.
2. Bacaan surah Al-baqarah/2:148



Artinya :
Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
aan surah Al-baqarah/2:148
 
3. Arti kata kata :
وَلِكُلٍّ dan bagi tiap tiap umat
 بِكُمُ اللّهُ dengan/padamu Allah

وِجْهَةٌ :Kiblat
جَمِيعاً :Sekalian /semua
هُوَ :Dia
 إِنَّ اللّهَ :Sesungguhnya Allah
مُوَلِّيهَا :Menghadap kepadanya
عَلَى كُلِّ :Atas segala
فَاسْتَبِقُوا :Maka berlomba lombalah kamu
شَيْءٍ :Sesuatu
الْخَيْرَاتِ :Kebaikan
قَدِيرٌ :Mahakuasa
أَيْنَ مَا dimana saja
تَكُونُوا :Kamu berada
يَأْتِ :Mengumpulkan

4. Tajwid
 
1. Idgam bigunnah, yaitu huruf tanwin bertemu wau dalam bacaan وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ
2. Izhar halqi, yaitu huruf tanwin bertemu ha dalam bacaan
وِجْهَةٌ هُوَ
3. Mad Tabi`i, yaitu sebelum huruf ya bersukun hurufnya berharakat kasrah dalam bacaan
مُوَلِّيهَا
4. Ikfa, yaitu huruf bertanwin bertemu huruf qaf dalam bacaan
جَمِيعاً إِنَّ اللّهَ
5. Mad arid lisukun, yaitu mad yang ada sebelum tanda berhenti/waqaf pada bacaan
 
قَدِيرٌ

 
 setiap pekerjaan/profesi  yang positif merupakan lahan untuk beramal saleh
5. Isi Kandungan

Setiap umat mempunyai kiblat. Umat Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail menghadap ke ka’bah, Bani Israil dan orang-orang Yahudi emnghadap ke Baitul Maqdis, dan Allah telah memerintahkan supaya kaum muslimin menghadap ka’bah dalam shalat. Oleh karena itu, hendaknya kaum muslimin bersatu, bekerja dengan giat, beramal, bertobat dan berlomba-lomba dalam berbuat kebajikan dan tidak menjadi fitnah atau cemooh dari orang-orang yang ingkar sebagai penghambat.. Allah akan menghimpun seluruh manusia untuk dihitung dan diberi balasan atas segala mala perbuatannya. Allah maha kuasa atas segala sesuatu dan tidak ada yang dapat melemahkannya untuk mengumpulkan seluruh manusia pada hari pembalasan.

Berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan berarti menaati dan patuh untuk menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya dengan semangat yang tinggi. Allah akan membalas orang yang beriman, berbuat baik dan suka menolong dengan surga dan berada didalamnya kekal selama-lamanya.


B.  Surah Fatir/35-32
1. Asbabun Nuzul
Surah Fatir termassuk kategori Makiyah dan berisi 45ayat. khusus ayat 32 pada surah ini tidak ada asbabun nuzulnya.
2. Bacaan Surah Fatir/35-32


Artinya: “Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar.” (QS Fatir : 32)

 
3. Arti kata kata
ثُمَّ :Kemudian
مُّقْتَصِدٌ :Ada yang pertengahan
أَوْرَثْنَا :Kami wariskan
 سَابِقٌ :Yang lebih dulu
الْكِتَابَ :Kitab itu
 بِالْخَيْرَاتِ :Berbuat kebaikan
الَّذِينَ :Yang
 بِإِذْنِ اللَّهِ dengan izin Allah
اصْطَفَيْنَا :Kami pilih
 ذَلِكَ هُوَ :Yang demikian itu adalah
مِنْ عِبَادِنَا diantara hamba hamba kami
 الْفَضْلُ :Karunia
فَمِنْهُمْ :Lalu diantara mereka
 الْكَبِيرُ :Yang amat besar
ظَالِمٌ :Menganiaya
لِّنَفْسِهِ diri mereka sendiri
وَمِنْهُم dan diantara mereka
 
4. Tajwid :
1. Mim musyadah atau mim bertasydid pada bacaan ثُمَّ
2. Izhar yaitu huruf nun bersukun bertemu huruf `ain pada bacaan
مِنْ عِبَادِنَا
3. idgam bilagunnah yaitu huruf tanwin bertemu huruf lam pada bacaan
ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِ
4. idgam mimi yaitu huruf mim bersukun bertemu huruf mim pada bacaan
وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ
5. izhar syafawi yaitu huru mim bersukun bertemu huruf sin pada bacaan
وَمِنْهُمْ سَابِقٌ
6. iqlab yaitu tanwin bertemu huruf ba pada bacaan
 
 سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ


5. Isi Kandungan
1.  Al-Qur’an diwariskan oleh Allah swt. Kepada hamba-hamba-Nya yang terpilih, yaitu umat islam.
2.  Menurut Surah  Fatir Ayat 32  telah dijelaskan bahwa golongan manusia itu ada 3:
 a.  Golongan yang pertama adalah : golongan manusia yang menganiaya dirinya sendiri Maksudnya adalah orang yang mengamalkan ajaran agama namun hawa nafsu masih menguasai dirinya.Dan golongan ini memiliki lebih banyak amal buruk dari pada amal baiknya .
b. Golongan yang kedua adalah golongan manusia yang berada dalam  pertengahan. Maksudnya adalah orang yang memiliki amal baik dan amal buruknya yang seimbang
c.  Dan golongan manusia yang terakhir adalah golongan manusia yang  terlebih dahulu berbuat kebaikan.
                         Maksud dari pernyataan diatas adalah manusia yang terus menerus beramal baik dan amal baiknya lebih besar dari amal buruknya




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar